Tawuran antar geng Warga kecamatan Tanjung tiram, mencemaskan masyarakat yang melintas
KRIMSUSPOLRI.COM||Batu Bara//Tawuran antar geng pemuda Minggu malam yang diduga terlibat puluhan orang pemuda dari gang Solo,gang Yogya di Tanjung Tiram sejak awal bulan Ramadhan semakin tidak terkendali. 21/2/26
Perkelahian antar geng pemuda itu sudah membahayakan rumah warga dan pejalan kaki serta kendaraan yang melintas di seputar tempat perkara , persis nya di depan jalan Beringin desa Bogak kecamatan Tanjung Tiram.
Pasalnya mereka menggunakan boom Malotop dari botol yang disulut api di dilemparkan ke badan jalan sepanjang jalan beringin.Akibatnya api menyala dan serpihan kaca berserakan sepanjang jalan Beringin.
Jerit histeris warga melihat aksi pemuda membawa api dan celurit serta benda tajam lainnya malah menambah pelaku tauran tersebut semakin mengancam warga sekitar dengan kata kata akan membakar kampung, ujar seorang ibu menuturkan pada Polmas yang tak mau disebut namanya.
Warga kesal tak satupun pihak keamanan datang mengatasi tawuran tersebut yang sudah berlangsung dalam satu minggu ini terutama menyambut awal Ramadhan ,Polmas coba menghubungi pihak kepolisian saat kejadian tersebut namun tak dapat di hubungi .
Banyak warga yang mengumpat atas tiadanya tindakan pihak kepolisian setempat atas ramainya tawuran tersebut.walau setelah kejadian banyak warga berkumpul tak lama setelah kejadian pihak kepolisian datang mengamankan lokasi barulah situasi mereda karena para kelompok pemuda tersebut menghilang dari lokasi
kekhawatiran masyarakat kecamatan dan desa cemas kejadian ini terulang lagi tanpa tindakan dari pihak kepolisian.Harapan masyarakat setempat diminta kepada camat Tanjung tiram dapat mengambil kebijakan agar kades dan kepolisian turut serta menjaga lokasi setiap malam dalam menghadapi bulan suci Ramadhan (AN)

