INAKOR Warning: Narasi Politisasi Sekprov Bisa Cederai Sistem Merit Birokrasi Sulut
KRIMSUSPOLRI.COM||Manado, [14 Februari 2026] — Pegiat anti korupsi sekaligus Ketua Harian DPP LSM INAKOR (Independen Nasionalis Anti Korupsi), *Rolly Wenas*, angkat bicara terkait berkembangnya narasi dalam sejumlah pemberitaan yang mengaitkan jabatan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara dengan konteks janji politik.
Rolly menegaskan bahwa jabatan Sekprov merupakan jabatan pimpinan tinggi dalam struktur Aparatur Sipil Negara (ASN) yang secara normatif harus tunduk pada prinsip sistem merit, yakni penempatan pejabat berdasarkan kompetensi, rekam jejak, integritas, dan kinerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia menjelaskan bahwa proses seleksi Sekprov Sulawesi Utara sebelumnya telah dilaksanakan melalui mekanisme Manajemen Talenta ASN yang direkomendasikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta melibatkan unsur akademisi dari Universitas Sam Ratulangi sebagai bagian dari panel penilaian.
Menurutnya, mekanisme tersebut merupakan langkah institusional dalam menjaga objektivitas dan profesionalitas birokrasi.
Rolly mengingatkan bahwa berkembangnya persepsi politisasi terhadap jabatan karier berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem birokrasi.
“Kami tidak menuduh pihak manapun. Namun penting untuk memastikan bahwa persepsi publik tidak berkembang ke arah yang dapat melemahkan kepercayaan terhadap integritas sistem pemerintahan,” ujarnya.
INAKOR, lanjutnya, tetap menghormati kewenangan Gubernur Yulius Selvanus Komaling dalam menetapkan pejabat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Di akhir pernyataannya, Rolly menegaskan bahwa esensi dari seluruh proses ini adalah menjaga profesionalitas birokrasi.
“Yang harus dipastikan adalah bahwa Sekprov yang dipilih benar-benar orang yang tepat di tempat yang tepat — the right man on the right place — berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan integritasnya. Itu yang harus menjadi pijakan utama,” tegas Rolly.
Sebagai bagian dari peran masyarakat sipil, INAKOR menyatakan komitmennya untuk terus mengawal penguatan sistem merit sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi dan penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Sulawesi Utara.
Red

