Geger Wineru! Petahana Berani Duel Pilkades: Dari Dana Receh RpRp220.000.000,00 Juta, Herman Supriatna Bangun Desa Surga!
KRIMSUSPOLRI.COM || Minahasa – Bayangkan ini: Seorang kepala desa petahana berani mendaftar lagi untuk Pilkades, bukan karena tergiur dana desa miliaran, melainkan dengan tekad baja mengangkat desa dari "nol besar"!
Herman Supriatna, Kepala Desa Wineru Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa yang sedang menjabat, resmi mengumumkan pencalonannya untuk Pilkades dengan pendaftaran 12 April 2026. Bukan karena "uang gampang" dana desa yang tersisa hanya Rp220.000.000,00 – dua ratus dua puluh juta! – tapi karena panggilan hati untuk ubah Wineru menjadi desa impian.
Dalam wawancara media, senin /30/03/2026 Herman banggakan prestasi: "Selama kepemimpinan saya, masyarakat Wineru pertama kali menikmati air bersih merata. Kedua, pengukuran tanah masyarakat saya gertiskan agar adil dan cepat – program itu sudah berjalan lancar sejak awal.
Kini, infrastruktur desa Wineru telah mencapai sembilan puluh lima persen!"
"Herman bukan pencari kursi, tapi pejuang desa!" seru warga yang hadir saat pengumuman. Dengan mata berbinar, Herman tegas: "Dana desa tinggal recehan, tapi mimpi saya besar!
Wineru harus transparan, sejahtera, dan aman seperti benteng tak tertembus. Pemuda pengangguran akan jadi tulang punggung ekonomi, anak-anak belajar tanpa hambatan, lansia hidup tenang."
Visi-Misi Herman yang Membuat Terpana:
Transparansi Total:
Setiap rupiah dana desa dilaporkan secara real-time melalui aplikasi desa, agar warga tahu pasti ke mana uang mengalir – tak ada lagi korupsi bayangan!
Ekonomi Meledak: Bangun pasar mini dan pelatihan usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk pemuda, ubah Wineru dari desa tertinggal menjadi pusat perdagangan Kakas.
Keamanan Super Ketat: Pos ronda digital berbasis kamera pengawas (CCTV) dan patroli pemuda terlatih, ditambah program pemberantasan narkoba agar Wineru aman selama 24 jam.
Kesejahteraan Merata: Akses air bersih, listrik stabil, serta beasiswa untuk semua anak – meski bermula dari RpRp220.000.000,00, Herman yakin swadaya masyarakat plus gotong royong akan ciptakan keajaiban!
Warga Wineru sudah riuh. "Ini bukan pilkades biasa, ini revolusi desa!" kata Leksi, pemuda setempat. Apakah Herman wujudkan janji dahsyat ini? 17 Juni 2026 nanti, Wineru tunggu mukjizat. Pantau terus!
(Aril M)


