24 C
en

Kinerja Pengelolaan Sampah Dinilai, Kota Probolinggo Raih Predikat Menuju Kota Bersih

 


KRIMSUSPOLRI.COM||Jakarta, Kota Probolinggo dinilai punya komitmen kuat dalam mengelola sampah di wilayahnya. Hal itu terlihat dari Penilaian kinerja pengelolaan sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Kota Mangga pun meraih predikat Sertifikat Menuju Kota Bersih. Penilaian itu tertuang berdasarkan SK Menteri Lingkungan Hidup, Nomor 1048 Tahun 2026 Tentang Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Kota Probolinggo Tahun 2025 dengan Predikat Sertifikat Menuju Kota Bersih.

Kriteria penilaian pengelolaan sampah ini meliputi anggaran dan kebijakan, SDM dan fasilitas pengelolaan sampah, capaian kinerja pengelolaan sampah dan kebersihan. Total hasil penilaian akhir untuk Kota Probolinggo 61,61.

Sertifikat berupa plakat ini diserahkan Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq kepada Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin.

Sertifikat itu diserahkan di sela-sela acara Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah Tahun 2026 di Balai Kartika, Jakarta, Rabu (25/2).

Diketahui, penilaian pengelolaan sampah di daerah dan hasil penilaian tahun 2025 adalah Adipura Kencana, Adipura, Sertifikat Menuju Kota Bersih, Kabupaten/Kota dalam Pembinaan dan Kabupaten/Kota dalam Pengawasan.

Namun, belum ada daerah yang mendapat Adipura dan Adipura Kencana.

Oleh karena itu, kementerian meminta pemerintah daerah melakukan perbaikan tata kelola sampah secara komprehensif.

Penerima Sertifikat Menuju Kabupaten/ Kota Bersih sebanyak 35 daerah; 253 daerah mendapat predikat pembinaan; 132 predikat pengawasan.

“Kita patut berbangga. Kita sebagai salah satu kota menerima predikat menuju kota bersih. Dari 514 daerah, hanya 35 yang dapat ya. Ini merupakan perjuangan dan hasil kerja masyarakat Kota Probolinggo,” ujar Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin.

“Sekali lagi terima kasih. Mari kita terus jaga sertifikat ini menjadi kota penerima Adipura Kencana,” imbuhnya.

Wali kota menceritakan, penilaian kinerja ini sangat ketat. Dengan lama penilaian sekitar dua bulan untuk melihat bagaimana masyarakat menjaga kebersihan dan lingkungannya.

“Tentu saja ini berkat kerja sama masyarakat. Sudah saatnya kita ajak semua masyarakat merubah budaya, mengelola sampah dengan baik, jangan ada tumpukan sampah dan bebaskan Kota Probolinggo dari banjir,”

(Vio)

Older Posts
Newer Posts