di Sukabumi Raya
Korban Pinjol
Malahayati Konsultan
Membawa Harapan Baru
Pulihkan Mental & Keuangan
0
Membawa Harapan Baru: Malahayati Konsultan Pulihkan Mental & Keuangan Korban Pinjol di Sukabumi Raya
KRINSUSPOLRI.COM || Sukabumi, 17 Mei 2026– Di tengah maraknya kasus pinjaman online ilegal yang meresahkan masyarakat, Malahayati Konsultan menggelar Seminar Nasional bertajuk "Sosialisasi Bahaya Pinjol, Judol, dan Investasi Ilegal" di Hotel Augusta, Cicantayan, Sukabumi.
Acara ini bukan sekadar sosialisasi. Malahayati Konsultan menghadirkannya sebagai gerakan moral untuk memulihkan kesehatan mental, mengembalikan ketenangan, dan memberikan solusi konkret bagi masyarakat yang terjebak dalam lingkaran utang.
Hadir Pimpin Gerakan
Seminar dihadiri jajaran manajemen pusat Malahayati Konsultan:
- Ahmad Maulana, Chief Operating Officer (COO) Malahayati Pusat
- Maulana Akbar, Wakil COO 1
- Sayuti Mahmud, Kepala Cabang Sukabumi
- Heri Iskandar, Kepala Cabang Srengseng, Jakarta Barat
- Argi, Pendamping Psikolog
- Yudi, Bagian Agen & Humas
Turut hadir tokoh masyarakat, perwakilan 12 cabang Malahayati se-Sukabumi Raya dan Cianjur, serta ratusan peserta dengan antusiasme tinggi.
*12 Cabang Siap Melayani, Fokus pada Wilayah Rawan Pinjol
Dalam sesi wawancara, COO Ahmad Maulana menyampaikan bahwa saat ini Malahayati Konsultan telah memiliki 12 kantor cabang resmi di wilayah strategis Indonesia, meliputi Jakarta, Bogor, Sukabumi, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Probolinggo, Serang, Mampang, dan Srengseng.
“Penempatan cabang ini berdasarkan data lapangan. Kami melihat urgensi tinggi di wilayah-wilayah ini terkait tekanan pinjol yang bahkan memicu tindakan ekstrem. Kehadiran Malahayati adalah untuk memutus rantai keputusasaan dan menegaskan: selalu ada jalan keluar yang aman dan legal,” tegas Ahmad Maulana.
*Edukasi & Pendampingan Mental Jadi Kunci*
Misi utama Malahayati adalah edukasi massal dan pemulihan mental. Banyak korban pinjol panik karena tidak tahu hak dan langkah hukum yang bisa diambil.
Keunggulan Malahayati Konsultan:
1. *Tim Profesional*: Konsultan berlatar belakang perbankan dan industri pembiayaan, paham regulasi dan sistem kerja pinjol.
2. *Pendampingan Berkelanjutan*: Klien tidak dilepas setelah konsultasi. Mereka masuk ke komunitas gratis untuk pembinaan jangka panjang.
Layanan gratis yang disediakan meliputi Seminar Nasional, _Home Sharing_, Konsolidasi Keuangan, dan _Makarena_ – Malam Keakraban Nasabah untuk relaksasi dan penguatan mental.
*Mental Pulih, Literasi Keuangan Tertata*
Wakil COO 1, Maulana Akbar, menekankan bahwa pemulihan mental adalah prioritas utama.
“Fokus kami adalah _mental recovery_. Kalau mental sudah tenang, baru kami dampingi proses penyelesaian utang secara elegan dan sesuai hukum, seperti restrukturisasi atau negosiasi diskon bunga,” jelas Maulana Akbar.
Ia juga mengimbau pemerintah memperketat regulasi pinjol yang merugikan masyarakat agar ekonomi keluarga bisa kembali bangkit.
*Psikolog: Jiwa Sehat Lahirkan Pikiran Jernih*
Pendamping Psikolog Malahayati, Argi, menegaskan bahwa tekanan pinjol sering memicu kecemasan akut.
“Melalui layanan konseling, kami bantu korban melepaskan beban emosional terlebih dahulu. Jiwa yang sehat akan melahirkan pikiran jernih untuk menyelesaikan masalah,” ujar Argi.
Komitmen untuk Sukabumi Bangkit
Kepala Cabang Sukabumi, Sayuti Mahmud, menutup acara dengan komitmen penuh.
“Kami siap layani warga Sukabumi. Jangan takut dan jangan merasa sendiri. Datanglah ke kami. Jangan biarkan aset, keharmonisan keluarga, apalagi nyawa, terancam hanya karena pinjol. Sukabumi harus bangkit, cerdas finansial, dan sejahtera!” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.
Melalui seminar ini, Malahayati Konsultan menegaskan pesan optimisme: dengan pendampingan profesional, edukasi yang konsisten, dan mental yang sehat, masyarakat pasti mampu keluar dari jerat pinjol dan menata masa depan finansial yang lebih cerah.
Tim Redaksi
Via
di Sukabumi Raya

