24 C
en

BPKP Gelar Kajian di Bulan Ramadhan 1447 H, " Niatkan Semua Karena Allah, Pasti Allah Beri Kemudahan"

 


KRIMSUSPOLRI.COM||Purwakarta – Kegiatan Kajian Ramadhan 1447 H bertema “Niatkan Semua Karena Allah, Pasti Allah Beri Kemudahan” digelar pada Sabtu, 21 Februari 2026, bertempat di Masjid Endan Andansih, Neglasari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta. Acara yang menghadirkan penceramah kondang Hanan Attaki tersebut dihadiri sekitar ±1.000 jamaah dari berbagai kalangan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ini merupakan bagian dari upaya menyambut dan menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H, sekaligus mendorong peningkatan kualitas spiritual, produktivitas, serta memperkuat nilai persatuan dan kesatuan bangsa melalui refleksi kebangsaan dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala BPK RI Dr. Muhammad Yusuf Ateh, Ak., M.B.A., Direktur Utama PT Waskita Karya Muhammad Hanugroho, Ketua Yayasan Endan Andansih Ateh Dr. H. Endang Usman, SH., SS., MA, jajaran Direksi Bank Mandiri, Kepala Cabang Mandiri Karawang, serta para tamu undangan dan jamaah ikhwan maupun akhwat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Ashar berjamaah pada pukul 15.30 WIB, dilanjutkan pembukaan oleh panitia, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri Pondok Tahfidz, serta sambutan dari Ketua Yayasan Endan Andansih.

Dalam sambutannya, Ateh Dr. H. Endang Usman menyampaikan apresiasi atas kehadiran para jamaah serta menekankan pentingnya meluruskan niat dalam setiap aktivitas kehidupan. Ia menegaskan bahwa tema kajian menjadi pengingat mendalam agar setiap amal dan usaha diniatkan semata-mata karena Allah SWT. Menurutnya, Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki niat, meningkatkan kualitas ibadah, dan menjadikan setiap langkah sebagai ladang pahala yang berdampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.

Memasuki tausyiah utama, Hanan Attaki menyampaikan bahwa banyak orang merasa lelah dalam hidup bukan karena kurang usaha, melainkan karena keliru dalam menata niat. Ia menjelaskan bahwa amal yang tampak sama dapat memiliki nilai berbeda di sisi Allah, tergantung pada niat yang melandasinya.

“Niat karena manusia membuat seseorang mudah kecewa, sedangkan niat karena Allah menjadikan setiap lelah bernilai ibadah,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Ia juga menekankan bahwa Allah tidak menjanjikan hidup tanpa ujian, tetapi menjanjikan kemudahan dan jalan keluar bagi orang yang bertakwa. Kemudahan tersebut tidak selalu berupa hilangnya masalah, melainkan dapat hadir dalam bentuk ketenangan hati, kejernihan pikiran, serta solusi yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Selain itu, kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas sosial serta situasi kamtibmas di tengah masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan memperkuat menjaga situasi kamtibmas selama bulan Suci Ramadhan 

Tausyiah ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan berakhir sekitar pukul 17.50 WIB dan dilanjutkan dengan agenda internal serta persiapan buka bersama bagi tamu VIP di Rumah Singgah.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari para jamaah yang hadir.





Red

Older Posts
Newer Posts