Pertalite Tembus Rp25 Ribu per Liter di Samalantan, Warga Kaget: “Ini Sudah Tidak Masuk Akal”
KRIMSUSPOLRI.COM || Bengkayang, Kalbar – Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kecamatan Samalantan dilaporkan melambung tinggi hingga mencapai Rp25.000 per liter di tingkat pengecer.
Kondisi ini sangat bertolak belakang dengan pernyataan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang sebelumnya menegaskan bahwa ketersediaan BBM di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan tidak langka.
Berdasarkan hasil investigasi langsung awak media di lapangan,Selasa 19/03/2026 harga fantastis tersebut bukan sekadar isu. Saat dilakukan penelusuran, salah satu pengecer secara spontan mengakui bahwa BBM jenis Pertalite dijual dengan harga Rp25 ribu per liter.
Untuk memastikan kebenaran, awak media bahkan harus membeli langsung BBM di lokasi tersebut dengan harga yang sama.
Di lokasi antrean, seorang warga bernama Petrus mengaku terkejut dengan tingginya harga yang dinilai jauh dari kewajaran.
“Saya kaget, kok bisa sampai Rp25 ribu per liter. Ini sudah tidak masuk akal. Keuntungan yang diambil luar biasa besar,” ujarnya.
Fenomena ini memunculkan dugaan adanya praktik permainan harga di tingkat pengecer yang memanfaatkan situasi di lapangan. Masyarakat menilai lemahnya pengawasan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga BBM bisa melonjak drastis.
Di sisi lain, kondisi ini juga menimbulkan pertanyaan besar terhadap rantai distribusi BBM, mengingat pemerintah menyatakan stok dalam kondisi aman, namun kenyataan di lapangan justru menunjukkan harga melambung tinggi.
Warga berharap pemerintah daerah serta aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penertiban dan pengawasan ketat, agar harga BBM kembali sesuai ketentuan dan tidak memberatkan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tingginya harga Pertalite di wilayah Kecamatan Samalantan.
Penulis : Rinto Andreas

