24 C
en

SPPG Nangeleng Citamiang 001 Kota Sukabumi diduga tukang paksa dan terindikasi korupsi? Cek faktanya?

 

Krimsuspolri.Com || Sukabumi - Maraknya protes soal dugaan buruknya tata kelola program makan bergizi gratis (MBG )  muncul dimana - mana termasuk di Kota Sukabumi kembali jadi perbincangan publik.

Sebab pengiriman nya dilaksanakan per 3 hari sekali, ortusis pun mempersoalkan nilai kualitas menu, porsi dan harga paketan MBG yang diberikan kepada anaknya di Sekolah SDN Cijangkar 2 tersebut tak sesuai ekspektasi.

Sperti contoh, ada telur asin/rebus yang mendekati busuk, roti berjamur, buah naga kecil keras dan seterusnya."hal itu dikatakan 

ortusis Kepada awak media yang tak mau diungkap jati dirinya.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut awak media coba konfirmasi langsung ke pihak sekolah SDN Cijangkar 2, Rabu ( 11/03/2026 ) dalam keterangan nya pihak Sekolah/PIC Nanan Surahman, S. Pd. I, tak menyangkal tentang banyaknya keluhan dari orang tua siswa soal kualitas menu, porsi dan harga Paketan MBG tersebut disinyalir tak sesuai dengan nilai yang sudah ditetapkan oleh pemerintah."jelasnya 

Bahkan dari pihak Sekolah pun sudah melaporkan kembali soal keluhan dari para orang tua siswa ke pihak dapur SPPG Nangeleng Kebon Jengkol. Namun begitulah keadaan nya tanggapan dari pihak dapur. Memang  ada perbaikan cuma beberapa putaran saja. Tapi setelah itu diduga kembali lagi ke porsi semula kurang maksimal paketan MBG nya."kata Nanan sambil menutup perbincangan dengan awak Media.

Lepas dari SDN Cijangkar 2, awak media bertolak langsung ke Dapur MBG Kebon Jengkol. dilokasi tak terlihat ada kegiatan apapun, hanya ada 3  orang yang sedang ngobrol.  Belum sempat bertegur sapa yang 2 orang berseragam Dinas langsung beranjak pergi meninggalkan area dapur.

Sebelum balik badan, awak media coba bincang - bincang dengan Scurity kira - kira kegiatan dapur ini seperti apa? Pasalnya banyak isu miring atas dugaan buruknya tata kelola Dapur MBG tersebut ke meja Redaksi yang harus dikonfirmasi kepada pihak pengelola. Scurity menerangkan bahwa siang ini tak ada siapa - siapa, paling nanti sore KSPPG dan Ahli Gizinya pasti pada datang bekerja guna mempersiapkan pasokan per 3 hari kedepan. Jadi dalam seminggu hanya 2 kali kerja."katanya 

Saat ditanya siapa pemilik Yayasan nya?  Dia jawab bahwa barusan itu yang pergi saat bapak datang adalah pemilik Yayasan namanya ibu Endah Kadis Kominfo Kota Sukabumi.

Menyoroti banyak nya aduan soal buruknya kualitas tata kelola pasokan MBG di Kota Sukabumi. KDM : Kang Didin Muhidin, aktivis sosial sekaligus pemerhati MBG angkat bicara, dia berpendapat bahwa Jika terbukti para oknum pengelola MBG tersebut disinyalir tak mentaati aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah/BGN, Maka dapur MBG tersebut minta di suspend/tutup saja secara permanen. 

Menurut sumber yang kami dapat bahwa gaya tata kelola pihak dapur SPPG Nangeleng Citamiang 001 tersebut disinyalir arogansi seperti preman gayanya main tekan seenak nya saja.

Sementara ortusis minta dikirim perhari sekali bukan per 3 hari, kecuali Jumat ke hari Sabtu itu baru bisa dipahami Karena Sabtu nya libur.

Selain itu pihak dapur harus menyertakan keterangan di paketan MBG nya, tentang berapa nilai gizi dan harga nya ? Itu kewajiban dapur yang harus dijalankan sesuai titah BGN. Jika hal itu tak dijalankan,  patut diduga di dapur MBG tersebut disinyalir sedang terjadi praktik korupsi! ujar KDM 







Timred


Older Posts
Newer Posts