24 C
en

Kandidat Incumbent Temmy Rompas Janjikan Borgo Transparan, Sejahtera, dan Aman — Revolusi Desa Pada Pilkades 17 Juni



KRIMSUSPOLRI.COM || Kecamatan Tombariri, Minahasa — Temmy Rompas, calon kepala Desa Borgo nomor urut 4 dan petahana, mengusung visi besar untuk mengubah Borgo menjadi desa yang transparan, sejahtera, dan aman. Pernyataan itu ia sampaikan saat bertemu warga dan media di kantor desa, Kamis, 21 Mei 2026.

Dalam kampanyenya, Temmy menegaskan komitmen terhadap tata kelola keuangan desa yang akuntabel. "Kita akan menghapus bayang-bayang korupsi. Setiap rupiah APBDes akan tampak jelas; setiap program untuk rakyat akan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya penuh semangat.

Visi utama Temmy menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan dan keamanan, khususnya bagi generasi muda yang selama ini rentan terhadap pengangguran dan perilaku menyimpang. Ia berjanji mendorong pelatihan kerja, pengembangan usaha mandiri, serta penciptaan lingkungan yang bebas narkoba dan tindak kriminal.

Misi konkret yang diusung antara lain:
Pengembangan pusat ekonomi pemuda berbasis pertanian organik dan UMKM.
Pembentukan patroli keamanan 24 jam yang melibatkan partisipasi aktif warga.
Program-program tersebut, menurut Temmy, akan menjadikan Borgo sebagai desa contoh di Kabupaten Minahasa: makmur, aman, dan transparan. Pernyataan itu disambut sorakan warga yang hadir.

Persoalan normalisasi sungai
Seiring kampanye, muncul polemik terkait pengerukan dan normalisasi muara Sungai Paniki. Sebuah rekomendasi normalisasi yang tertanggal 19 Mei 2026 dengan nomor 050/PUTR/202/V/2025 disebutkan dikeluarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Minahasa. Namun Kepala Dinas PUPR, Rivai Mamonto, S.T., menyatakan pihaknya mengajukan pembatalan atas rekomendasi tersebut karena pekerjaan normalisasi berada di kewenangan Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, bukan pemerintah kabupaten.

Dalam surat pembatalan disebutkan bahwa pembatalan dilakukan karena sungai yang akan dinormalisasi bukan kewenangan Kabupaten Minahasa. "Demikian surat pembatalan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama saudara kami ucapkan terima kasih," bunyi pernyataan resmi Kepala Dinas PUPR.
Temmy menanggapi isu itu dengan klarifikasi. Ia membantah kabar bahwa dirinya melarang pekerjaan tersebut. "Saya hanya menanyakan mengapa fasilitas yang sedang kami bangun—lapangan folli untuk sarana olahraga—rusak akibat alat yang digunakan dalam pekerjaan normalisasi yang kemudian dibatalkan oleh Dinas PUPR. Itu yang saya pertanyakan," ujar Temmy.

Reaksi warga
Warga Desa Borgo menanggapi program Temmy dengan antusias. Beberapa warga menyatakan optimismenya terhadap rencana pelatihan kerja dan program ekonomi berbasis pemuda. Namun ada pula yang berharap agar persoalan teknis seperti kewenangan normalisasi sungai diselesaikan segera agar tidak mengganggu fasilitas umum yang sedang dibangun.

Catatan pilkades
Pilkades serentak di Desa Borgo akan digelar pada 17 Juni 2026. Dengan janji-janji besar dari kandidat petahana dan dinamika isu teknis yang muncul, pertarungan politik lokal ini dipandang warga setempat lebih dari sekadar kontestasi kepemimpinan—melainkan momen untuk menentukan arah pembangunan desa selama beberapa tahun ke depan.

Apakah Temmy Rompas akan menjadi motor perubahan di Borgo ataukah dinamika politik dan persoalan teknis akan mengubah arah suara pemilih? Warga diminta mengikuti proses pemilihan dan memastikan hak pilihnya pada 17 Juni 2026.

(Rel M)
Older Posts
Newer Posts