24 C
en

Bersama Rakyat TNI Kuat; Bersama Gotong Royong, Persatuan Bangsa Semakin Kokoh.

 

KRIMSUSPOLRI.COM || Minahasa — Semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh prajurit Kodim 1302/Minahasa melalui kegiatan kerja bakti pembangunan Gereja Katolik St. Rosa Delima Tondano yang dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.12 WITA tersebut dipimpin oleh Serka Arie Manoppo, Babinsa Koramil 1302-01/Tondano, dan berlangsung di Kelurahan Watulambot, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa. Kegiatan ini diikuti sekitar 22 personel yang terdiri atas anggota Kodim 1302/Minahasa, personel Yon TP 916 Bara Sakti, serta umat Gereja Katolik St. Rosa Delima Tondano.

Kerja bakti tersebut merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan sarana ibadah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.

Pembangunan Gereja Katolik St. Rosa Delima Tondano memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain mewujudkan sarana ibadah yang layak, aman, dan nyaman bagi umat Katolik dalam melaksanakan kegiatan keagamaan. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengabdian TNI kepada masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.

Melalui kegiatan tersebut, TNI juga mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat melalui kerja sama dan gotong royong, menjaga kerukunan, toleransi, serta persatuan antarumat beragama sebagai fondasi kehidupan sosial yang kondusif di Kabupaten Minahasa. Kehadiran TNI dalam pembangunan rumah ibadah juga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapten Arm Jhoni selaku Pasilog Kodim 1302/Minahasa, personel Kodim 1302/Minahasa, 10 personel Yon TP 916 Bara Sakti, serta umat Gereja Katolik St. Rosa Delima Tondano.

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 09.15 WITA dengan apel pengecekan personel yang dipimpin oleh Serka Arie Manoppo. Selanjutnya, pada pukul 09.17 WITA, dilakukan pembagian tugas dan sektor kerja. Dua menit kemudian, tepat pukul 09.19 WITA, seluruh personel mulai melaksanakan kerja bakti.

Memasuki pukul 11.50 WITA, kegiatan dihentikan sementara untuk istirahat, salat, dan makan siang (ishoma). Pada pukul 13.20 WITA, kerja bakti kembali dilanjutkan hingga sore hari.

Sebelum kegiatan berakhir, seluruh personel mengikuti apel pengecekan pada pukul 17.00 WITA sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan tugas. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian resmi selesai pada pukul 17.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi cerminan kuat bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat mampu melahirkan semangat persatuan, kepedulian sosial, serta memperkokoh nilai-nilai toleransi antarumat beragama. Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga menjadi mitra dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, inklusif, dan sejahtera.


(Aril M)







Older Posts No results found
Newer Posts