Momen Bersejarah di Minahasa! Gereja Santa Rosa de Lima Tondano Diresmikan dengan Meriah, Kodim 1302/Minahasa Turun Tangan Salurkan Bantuan untuk Umat
KRIMSUSPOLRI.COM || MINAHASA – Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai Perayaan Syukur Pentahbisan dan Peresmian Gereja Paroki Santa Rosa de Lima Tondano di Kelurahan Watulambot, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Minggu (5/7/2026). Momentum bersejarah tersebut dihadiri sekitar 500 umat Katolik, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta jajaran TNI dan Polri.
Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Kodim 1302/Minahasa melaksanakan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada umat Katolik Paroki Santa Rosa de Lima Tondano. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian gereja yang telah dibangun selama lima tahun sejak 2021.
Selama proses pembangunan, Kodim 1302/Minahasa berperan aktif melalui kegiatan karya bakti sebagai bentuk dukungan terhadap terwujudnya rumah ibadah yang representatif bagi umat Katolik di Kabupaten Minahasa.
Rangkaian acara diawali dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, pemberkatan pintu utama gereja, serta pembukaan pintu gereja oleh Pastor Fransiskus Marlino Lolok, MSC. Perayaan kemudian dilanjutkan dengan Misa Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC.
Acara semakin semarak dengan penampilan tarian anak-anak SEKAMI, paduan suara dari SMP Katolik Papakelan Manado, sambutan para tokoh, ramah tamah, pembagian bantuan sosial oleh Kodim 1302/Minahasa, hingga ditutup dengan foto bersama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf. Bona Ventura Ageng F.S., para pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa, tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), BKSAUA Kabupaten Minahasa, serta unsur masyarakat.
Peresmian Gereja Paroki Santa Rosa de Lima Tondano menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, TNI, tokoh agama, dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, serta semangat gotong royong demi kehidupan beragama yang harmonis di Indonesia.
(Aril M)



