Momentum RAK HMI Komisariat Universitas Madani Nusantara: Moch Saepul Miqdar Tekankan Urgensi Kaderisasi Profetik di Era Revolusi Industri 5.0
KRIMSUSPOLRI.COM || SUKABUMI — Pelaksanaan Rapat Anggota Komisariat (RAK) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Madani Nusantara (UMN) menjadi momentum krusial dalam merumuskan arah gerak organisasi ke depan. Di tengah transisi zaman yang masif akibat Revolusi Industri 5.0, kader HMI dituntut untuk bertransformasi melahirkan ketokohan yang matang secara intelektual maupun spiritual.
Pesan penting ini disampaikan oleh kader HMI, Moch Saepul Miqdar, saat menyoroti urgensi RAK sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan di tingkat komisariat. Menurutnya, RAK tidak boleh sekadar menjadi agenda rutinitas organisasi atau ajang pergantian kepemimpinan belaka, melainkan harus dimaknai sebagai dapur perumusan gagasan strategis untuk menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.
"Rapat Anggota Komisariat (RAK) di HMI Komisariat Universitas Madani Nusantara harus menjadi titik balik lahirnya kepemimpinan yang progresif dan visioner. Melalui forum ini, kita merefleksikan kembali tujuan HMI sebagaimana termaktub dalam pasal 4 Anggaran Dasar yakni terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam, serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur—agar ajeg di tengah gempuran disrupsi teknologi," ujar Moch Saepul Miqdar.
Ia menegaskan, di era Revolusi Industri 5.0 yang mengedepankan kolaborasi antara manusia dan teknologi cerdas (human-centric), tantangan kader HMI semakin menuntut ketokohan yang memiliki daya tahan moral dan ketajaman berpikir.
Kader komisariat harus dipersiapkan tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga teguh memegang nilai-nilai profetik agar mampu menjadi problem solver di tengah masyarakat.
Moch Saepul Miqdar juga mendorong agar hasil-hasil keputusan dalam RAK UMN mampu menerjemahkan program kerja yang fokus pada peningkatan literasi, penguatan kapasitas intelektual, serta perluasan ruang dialektika kritis bagi setiap kader.
Dengan demikian, komisariat dapat terus konsisten berfungsi sebagai kawah candradimuka pencetak pemimpin masa depan.
"Melalui RAK HMI Komisariat Universitas Madani Nusantara ini, mari kita perkuat soliditas dan kualitas perkaderan. Dari rahim komisariat inilah lahir embrio ketokohan yang siap membawa pulang HMI andil secara nyata dalam membangun peradaban umat dan bangsa di era modern," pungkasnya.
Penulis : (Apriandi Efendi)

