Bersih Desa Temuasri: Tradisi dan Doa untuk Kemajuan Desa
KrimsusPolri.Com//Sempu, Banyuwangi – Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, menggelar tradisi bersih desa yang dibalut dengan rangkaian kegiatan bernuansa religi dan budaya. Acara yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (4-5 Juli 2025), diawali dengan pembacaan sema’an dan khataman Al-Qur’an 30 juz. Malam Sabtu, doa dan istighosah bersama perangkat desa, sesepuh, dan pamong desa menambah khidmat suasana.
Puncak acara ditandai dengan “ruwatan” pada Sabtu (5/7/2025). Masyarakat dari lima dusun di Desa Temuasri berpartisipasi dengan membawa hasil panen dan alat-alat pertanian seperti cangkul, ongkek, ereg, welasah, topi tani, serta peralatan dapur. Kegiatan ini menggambarkan kearifan lokal dan keakraban warga dalam menjaga kelestarian alam dan hasil bumi.
Usai magrib, pawai obor yang diikuti anak-anak TPQ menambah semarak acara. Pawai mengelilingi beberapa wilayah dusun, menyulut semangat kebersamaan dan keceriaan. Setelah isya, santunan diberikan kepada 5 anak yatim piatu. Hiburan rakyat berupa pagelaran wayang kulit oleh Ki Yuwono dan Ki Syifa menjadi penutup rangkaian kegiatan.
Kepala Desa Temuasri, Sunarti, S.E., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh elemen yang terlibat, termasuk BPD, LPMD, Linmas, Babinsa, dan Babinkamtibmas. Ia menekankan pentingnya kerjasama masyarakat dalam mensukseskan acara bersih desa ini. "Ya… terima kasih pada semua elemen, semua lembaga desa, semua masyarakat Temuasri, karena kegiatan ini juga kegiatan masyarakat Temuasri," ujarnya, Sabtu (5/7/2025).
Sunarti berharap, bersih desa ini membawa dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan Desa Temuasri. "Harapan kita pada Tuhan Yang Maha Esa ialah dengan bersih desa ini agar Temuasri lebih maju di bidang apapun, dan tentunya tetap sehat demi memakmurkan masyarakat," harapnya.
(Red)




